kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Bank Ina menargetkan pertumbuhan kredit 20%


Kamis, 16 Januari 2014 / 11:17 WIB
ILUSTRASI. Eka Hospital Group resmi menjalin kerja sama dengan Cedars Sinai Hospital, Los Angeles, California.


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Setelah mendapat tambahan modal dari proses initial public offering (IPO) hari ini, PT Bank Ina Perdana Tbk lebih leluasa memacu bisnisnya. Bank berkode saham BINA ini menargetkan laju pertumbuhan kredit sebear 20% di tahun 2014.

Menurut Direktur Utama Bank Ina Perdana, Edy Kuntardjo, pelaksanaan IPO diperkirakan akan memberikan tambahan modal disetor sekitar Rp 124,8 miliar. "Tambahan modal seluruhnya akan dipergunakan untuk menggenjot penyaluran kredit tahun ini," kata Edy di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, (16/1).

Target pertumbuhan kredit Bank Ina Perdana tahun ini memang meningkat dua kali lipat dibanding tahun lalu yang hanya sebesar 10%. Fokus utama tahun ini tetap di penyaluran kredit mikro.

"Sebab return kredit mikro lebih besar. Selain itu resikonya lebih bisa kami kendalikan. Pendapatan bunga yang kami peroleh dari kredit mikro adalah yang terbesar,” kata dia.

 Persentasenya tidak bisa saya sebutkan. Edy bilang, dengan mengandalkan kredit untuk pengusaha kecil itu, Bank Ina saat ini mengantongi pendapatan bunga bersih sekitar Rp 4,58 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×