kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bank Jatim menargetkan KPR tumbuh 20%


Kamis, 05 Maret 2015 / 13:31 WIB
Produk high voltage kabel Voksel untuk proyek strategis PLN. Foto: DOK VOKS


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) mengincar pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) minimal 20% di tahun ini. Target tersebut sedikit lebih rendah dibanding nilai outstanding KPR Bank Jatim hingga akhir 2014 yang tumbuh 26,71% menjadi Rp 1,3 triliun.

Menurut Ferdian Satyagraha, Manajer Hubungan Investor Bank Jatim, bisnis KPR di bank daerah memiliki tantangan penurunan suku bunga yang dilakukan bank-bank besar. "Kalau kompetitor KPR di Jatim itu bank besar," terang Ferdian kepada KONTAN, Kamis (5/3).

Meski begitu, Ferdian bilang, Bank Jatim sudah menyiapkan beberapa strategi untuk mendorong pertumbuhan KPR. Strategi yang dimaksud antara lain cross selling untuk nasabah eksisting, dan kerjasama dengan developer maupun komunitas untuk mengakuisisi nasabah baru.

Saat ini, bisnis KPR Bank Jatim mengincar segmen rumah kecil dan menengah. "Rata-rata harga rumah berkisar mulai dari Rp 150 juta hingga Rp 500 juta," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×