kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Bank Kasikorn (BMAS) Telah Tarik Pinjaman US$ 240 Juta dari Fasilitas US$ 341 Juta


Sabtu, 07 November 2026 / 17:10 WIB
Bank Kasikorn (BMAS) Telah Tarik Pinjaman US$ 240 Juta dari Fasilitas US$ 341 Juta
ILUSTRASI. Kantor pusat KBank Thailand (Dok/KBank)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (BMAS) memperoleh fasilitas pinjaman bilateral senilai US$ 341 juta dari pemegang saham pengendalinya, Kasikornbank Public Company Limited (KBank). Fasilitas ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan likuiditas jangka panjang sekaligus menunjang penyaluran kredit perseroan.

Direktur Bank Kasikorn Indonesia Kasemsri Charoensiddhi dalam keterbukaan informasi di BEI pada Sabtu (7/11/2026) menyebut, fasilitas pinjaman tersebut memiliki tenor dua tahun sejak tanggal masing-masing penarikan. 

Adapun tingkat bunganya menggunakan acuan Secured Overnight Financing Rate (SOFR) ditambah margin sesuai kondisi pasar yang berlaku.

Baca Juga: Bank Kasikorn (BMAS) Masih Cari Cara Penuhi Free Float 15%

Dari total fasilitas sebesar US$ 341 juta tersebut, sebesar US$ 235 juta telah memiliki underlying berdasarkan perjanjian yang disepakati dengan KBank.

"Transaksi pinjaman bilateral ini dilakukan untuk mendukung likuiditas tenor jangka panjang dan menunjang penyaluran kredit perseroan kepada nasabah. Transaksi penarikan akan dilakukan secara bertahap," tulis Kasemsri dalam keterbukaan informasi.

Perusahaan telah melakukan penarikan pertama sebesar US$ 55 juta pada 21 Agustus 2026. Selanjutnya, Bank Kasikorn Indonesia melakukan penarikan lanjutan dalam mata uang yuan China (CNH) sebesar CNH 201 juta atau setara US$ 30 juta, yang efektif pada 20 Oktober 2026.

Selain itu, terdapat dana ekuivalen dolar AS sebesar US$ 155 juta yang efektif pada 21 Oktober 2026. Dengan demikian, total penarikan fasilitas pinjaman hingga tanggal tersebut mencapai US$ 240 juta.

Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi karena KBank merupakan pemegang saham utama terakhir atau ultimate shareholder Bank Kasikorn Indonesia. KBank memiliki kepemilikan melalui anak usahanya, Kasikorn Vision Financial Company Pte. Ltd. (KVF), sebesar 86,03% di Bank Kasikorn Indonesia. Jika dihitung secara keseluruhan, kepemilikan KBank Group mencapai 89,48%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×