kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.630   77,00   0,44%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bank Mandiri siap genjot kredit di segmen ritel


Minggu, 14 Desember 2014 / 09:55 WIB
ILUSTRASI. Kupas cerita kreasi industri kecantikan bersama Suhay Salim di Bincang Shopee


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Uji Agung Santosa

BUKITTINGGI. PT Bank Mandiri Tbk berharap bisa menyasar kredit segmen ritel hingga 2020 mendatang. Hal itu dikatakan oleh Managing Director Chief Financial Officer (CFO) Bank Mandiri Pahala N Mansury. 

Menurut Pahala, saat ini mayoritas komposisi kredit Bank Mandiri masih berasal dari wholesale alias korporasi hingga sekitar 66-67%. Sisanya sebesar 33% disumbangkan oleh kredit ritel. Akan tetapi, kontribusi kredit eceran ke pendapatan perseroan dapat mencapai hingga 49%.

"Hampir 50% pendapatan kami itu berasal dari kredit ritel," jelas Pahala di Bukittinggi, Jumat (14/12).

Oleh karena itu, dalam kurun waktu 6 tahun mendatang, Bank Mandiri ingin meningkatkan komposisi kredit ritel yang semula 33% menjadi  kisaran 45-47%. Sedangkan kontribusi ritel ke pendapatan akan dipacu hingga mencapai 65%.

Akan tetapi, bukan berarti pihaknya akan menganaktirikan kredit korporasi. "Pertumbuhan small business 22-23%. Tapi kami tidak melupakan kredit segmen korporasi," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×