kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Bank Mandiri siap genjot kredit di segmen ritel


Minggu, 14 Desember 2014 / 09:55 WIB
ILUSTRASI. Kupas cerita kreasi industri kecantikan bersama Suhay Salim di Bincang Shopee


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Uji Agung Santosa

BUKITTINGGI. PT Bank Mandiri Tbk berharap bisa menyasar kredit segmen ritel hingga 2020 mendatang. Hal itu dikatakan oleh Managing Director Chief Financial Officer (CFO) Bank Mandiri Pahala N Mansury. 

Menurut Pahala, saat ini mayoritas komposisi kredit Bank Mandiri masih berasal dari wholesale alias korporasi hingga sekitar 66-67%. Sisanya sebesar 33% disumbangkan oleh kredit ritel. Akan tetapi, kontribusi kredit eceran ke pendapatan perseroan dapat mencapai hingga 49%.

"Hampir 50% pendapatan kami itu berasal dari kredit ritel," jelas Pahala di Bukittinggi, Jumat (14/12).

Oleh karena itu, dalam kurun waktu 6 tahun mendatang, Bank Mandiri ingin meningkatkan komposisi kredit ritel yang semula 33% menjadi  kisaran 45-47%. Sedangkan kontribusi ritel ke pendapatan akan dipacu hingga mencapai 65%.

Akan tetapi, bukan berarti pihaknya akan menganaktirikan kredit korporasi. "Pertumbuhan small business 22-23%. Tapi kami tidak melupakan kredit segmen korporasi," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×