kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bank Maspion bidik kredit tumbuh 10%-15%


Kamis, 22 Juni 2017 / 20:21 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Bank Maspion Indonesia Tbk menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 10% sampai 15% sampai akhir 2017. Pertumbuhan pembiayaan ini terutama akan dikontribusikan dari sektor manufaktur.

Herman Halim, Direktur Utama Bank Maspion mengatakan, pertumbuhan kredit tahun ini akan disokong oleh dua sektor utama, yaitu perdagangan dan industri.

“Seiring dengan pertumbuhan kredit, kami juga akan menjaga kualitas kredit,” ujar Herman dalam keterbukaan infromasi ke Bursa Efek Indonesia, Kamis (22/6). Sampai akhir 2017, bank berkode BMAS ini menargetkan rasio kredit bermasalah atau non perfoming loan (NPL) gross tidak lebih dari 0,91%.

Pada kuartal 1 2017, Bank Maspion mencatat pertumbuhan kredit sebesar 1,52% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 4,07 triliun. Sedangkan laba tercatat naik 13,79% yoy menjadi Rp 17,41 miliar. NPL pada kuartal 1 2017 sebesar 0,98%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×