kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.607.000   1.000   0,06%
  • USD/IDR 16.317   10,00   0,06%
  • IDX 7.233   -24,48   -0,34%
  • KOMPAS100 1.065   -7,05   -0,66%
  • LQ45 844   -2,59   -0,31%
  • ISSI 214   -1,99   -0,92%
  • IDX30 434   -1,19   -0,27%
  • IDXHIDIV20 518   -2,00   -0,38%
  • IDX80 122   -0,92   -0,75%
  • IDXV30 124   -0,31   -0,25%
  • IDXQ30 142   -0,53   -0,37%

Bank Muamalat incar KPR hingga Rp 8,5 triliun


Senin, 01 Juli 2013 / 14:10 WIB
Bank Muamalat incar KPR hingga Rp 8,5 triliun
Promo Superindo terbaru yang berlaku 24-27 Januari 2022, dapatkan banyak potongan harga selama 4 hari di pekan ini.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

TANGERANG. Perumahan merupakan pasar yang menarik bagi pembiayaan perbankan. Tahun ini, PT Bank Muamalat yakin dapat menyalurkan pembiayaan perumahan Rp 8,5 triliun.

"Target kami sampai akhir tahun akan mencapai sekitar Rp 8,5 triliun," sebut Direktur Keuangan Muamalat, Hendiarto, Senin, (1/7).

Ia mengaku KPR Muamalat akan tumbuh cukup tinggi, yakni 41,6%. Pada pengujung tahun lalu, pembiayaan perumahan yang disalurkan yaitu Rp 6 triliun. Pertumbuhannya tahun ini yaitu sekitar Rp 2,5 triliun.

Perumahan ini pun memiliki porsi mayoritas dalam total pembiayaan Muamalat. Pada semester pertama ini, pembiayaan rumah yang disalurkan Muamalat yaitu Rp 6,8 triliun. Porsinya sekitar 40% dari total pembiayaan ritel Muamalat.

Direktur Ritel Banking Muamalat Adrian Gunadi menyebut, adanya aturan Bank Indonesia (BI) yang mengatur uang muka tak membuat pembiayaannya menurun. Dalam aturan tersebut dinyatakan bahwa perbankan syariah harus menerapkan Finance to Value (FTV) sebesar 70%.

Adrian bilang bahwa Muamalat telah mengaplikasikan skema Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) yang dapat memberi Loan to Value (LTV) lebih ringan, yaitu 80%. "Sehingga tidak ada penurunan," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Bond Voyage Mastering Strategic Management for Business Development

[X]
×