kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.524   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Muamalat akan naikkan suku bunga pinjaman


Jumat, 28 Juni 2013 / 18:16 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 7,248 poin atau 0,11% ke 6.619,624 di pagi ini (21/1)


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan suku bunga BI rate berdampak pada kebijakan suku pinjaman perbankan syariah. PT Bank Muamalat, misalnya. Bank syariah ini berencana untuk menaikkan suku bunga pinjamannya dalam waktu dekat.

"Bulan Juli kami akan ada penyesuaian tingkat suku bunga pinjaman," sebut Direktur Keuangan Muamalat, Hendiarto, kepada KONTAN, Jumat, (28/6).

Bank syariah pertama di Indonseia ini akan menaikkan suku bunga pinjaman sekitar 0,5% sampai 1%. Ia bilang, kenaikan suku bunga ini juga sebagai antisipasi kenaikan biaya dana sebagai dampak kenaikan inflasi.

Meski meningkatkan suku bunga pinjaman, Hendiarto yakin keuntungan Muamalat tak akan tergerus. Net Income Margin (NIM) Muamalat akan tetap dijaga di kisaran 5%. Ini tetap meningkat dibanding NIM pada penghujung 2012 kemarin yakni 4,6%.

Per kuartal pertama tahun ini, pembiayaan Muamalat tumbuh 51,4% dari Rp 23,3 triliun menjadi Rp 35,3 triliun. Kemudian asetnya naik 47,5% dari Rp 30,8 triliun ke posisi Rp 46,5 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×