kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.004,12   8,15   0.82%
  • EMAS974.000 0,72%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bank Permata dan Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia resmi bersatu


Senin, 21 Desember 2020 / 20:56 WIB
Bank Permata dan Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia resmi bersatu
ILUSTRASI. Kantor cabang Bangkok Bank di Jakarta. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia (BBI) telah diintegrasikan dengan Bank Permata sesuai persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), efektif sejak tanggal 21 Desember 2020. BBI adalah bagian dari Bangkok Bank Public Company Limited yang berbasis di Thailand, pemegang saham pengendali Bank Permata.

Kantor cabang BBI di Jakarta dan Surabaya akan beroperasi sebagai bagian dari jaringan Bank Permata sedangkan kantor cabang BBI di Medan akan ditutup setelah tanggal efektif integrasi dan semua transaksi perbankan bagi nasabah BBI yang berdomisili di Medan akan dilayani oleh kantor cabang Bank Permata terdekat.  Bank Permata berkomitmen untuk memberikan layanan perbankan terbaik bagi seluruh nasabah BBI.

Sejalan dengan integrasi BBI dengan Bank Permata, maka karyawan BBI akan bergabung dengan Bank Permata. Ke depannya, Bank Permata yang telah terintegrasi  dapat memberikan layanan perbankan yang lebih luas untuk mendukung kebutuhan finansial para nasabah Bank.

Baca Juga: Libur Nataru, bank guyur nasabah kartu kredit dengan sejumlah promo

Sekarang, Bank Permata adalah salah satu dari 10 institusi perbankan terbaik di Indonesia. Setelah mendapat konfirmasi dari OJK, Bank Permata memenuhi syarat sebagai bank BUKU IV, kategori bank dengan total modal lebih dari Rp 30 triliun.

Direktur Utama Bank Permata, Ridha Wirakusumah mengatakan, pihaknya sangat senang bahwa kedua bank telah resmi bersatu sebagai bagian dari upaya untuk mendukung kebijakan konsolidasi dari OJK yang diharapkan dapat semakin memperkuat industri perbankan di Indonesia.

Setelah Integrasi dan persetujuan OJK, Bank Permata akan menjadi Bank Buku IV dengan struktur permodalan yang kuat, sehingga memperkuat peran perseroan sebagai agent of development untuk mendukung pertumbuhan bisnis Nasabah. Bank Permata tetap berkomitmen untuk menyediakan solusi perbankan digital, ritel, syariah, UMKM dan korporasi dengan kualitas prima bagi seluruh nasabah.

“Sebagai bank regional terkemuka, Bangkok Bank akan menyediakan kapabilitas perbankan korporat dan jaringan cabang internasional serta basis pelanggan yang luas. Bersama Bangkok Bank, kami yakin dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi percepatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Senin (21/12).

Baca Juga: Catat, ini jadwal operasional BCA, BNI, BTN dan Bank Mandiri selama libur Nataru

Sementara Chartsiri Sophonpanich, Presiden Bangkok Bank dan Komisaris Utama Bank Permata, mengatakan Bank Permata kini menjadi bagian dari keluarga besar Bangkok Bank. Kedua belah pihak menurutnya memiliki aspirasi yang sama untuk menjadi mitra terpercaya dan teman dekat yang dapat diandalkan bagi nasabah, karyawan, dan komunitas. 

“Ke depannya, kami ingin berbagi pengetahuan dan keahlian kami untuk memberikan nilai yang lebih besar kepada para pemangku kepentingan, membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah, dan mendukung bisnis Indonesia untuk menangkap peluang di seluruh wilayah ASEAN dan lainnya,” terangnya.

Selanjutnya: Bank daerah optimis penyaluran kredit di tahun depan akan lebih baik

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES)

[X]
×