kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Bank Permata prediksi likuiditas mengetat di 2017


Jumat, 16 Desember 2016 / 19:30 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Bank Permata Tbk memprediksi kondisi likuiditas perbankan pada tahun depan akan lebih ketat dibandingkan dengan tahun ini. Hal ini disebabkan faktor pertama kenaikan suku bunga The Fed dan potensi permintaan kredit yang lebih besar.

Bianto Surodjo, Direktur Bank Permata mengatakan, untuk menjaga kondisi likuiditas tahun depan, pihaknya akan berusaha menjaga rasio kredit terhadap simpanan alias loan to deposit ratio (LDR) di level yang optimum.

“Selain itu dana tax amnesty yang masuk tercatat cukup membantu karena Bank Permata membukukan dana repatriasi yang cukup besar,” ujar Bianto, Jumat (16/12).

Namun, Bianto belum mau merinci besaran dana repatriasi yang masuk di Bank Permata sampai Desember 2016. Sebagai gambaran, sampai Oktober 2016, LDR Bank Permata di level 81,42% atau turun 981 bps yoy. Semakin kecil LDR artinya likuiditas semakin besar.

Menurut Bianto, likuiditas melonggar lebih karena persiapan menghadap akhir tahun di mana biasanya penarikan dana untuk konsumsi maupun kebutuhan lending meningkat.

Ke depan, Bank Permata akan selalu menjaga level likuiditas yang tepat agar bank selalu likuid, dan penggunaan dana tetap efisien.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×