kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bank Syariah Indonesia (BSI) Salurkan Pembiayaan UMKM Rp 506,58 Miliar di Lampung


Senin, 20 Maret 2023 / 16:17 WIB
Bank Syariah Indonesia (BSI) Salurkan Pembiayaan UMKM Rp 506,58 Miliar di Lampung
ILUSTRASI. Pengunjung bertransaksi menggunakan QRIS di salah satu booth UMKM BSI pada pameran Inacraft.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyatakan menorehkan pertumbuhan impresif pembiayaan ke segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di area Lampung dan sekitarnya.

Per Januari 2023, perseroan mencatat sudah menyalurkan pembiayaan UMKM pada daerah tersebut sebesar Rp 506,58 miliar atau tumbuh senilai 112,2% secara year on year (yoy).

Sementara itu, secara nasional per Januari 2023 pembiayaan mikro BSI juga tercatat telah mencapai Rp 3,6 triliun atau tumbuh 25% yoy.

Baca Juga: BSI Bangun Pariwisata dan Ekonomi Masyarakat Lewat Masjid

Regional Chief Executive Officer (RCEO) Region 3 BSI, Wachjono mengatakan bahwa seiring penyaluran pembiayaan yang terus meningkat, BSI juga mencatat pertumbuhan jumlah nasabah UMKM di Lampung dan sekitarnya.

“Segmen KUR mikro di sektor perdagangan besar dan eceran mencatat pertumbuhan tertinggi untuk pembiayaan UMKM BSI di wilayah ini. Hal ini dikarenakan potensi wilayah di Lampung yang didukung oleh sektor pariwisata, makanan dan industri lainnya,” ujar Wachjono dalam keterangan resmi, Sabtu (18/3).

Selain itu, lanjut dia, per Januari 2023, lanjut dia, BSI juga mencatat jumlah nasabah UMKM di daerah ini lebih dari 6.000 nasabah atau tumbuh 174,64% secara yoy.

Baca Juga: BI Umumkan Tambahan 16 Peserta BI-Fast, Ada ShopeePay dan DANA

Di sepanjang tahun 2022, BSI telah menyalurkan pembiayaan ke segmen UMKM sebesar Rp 37,64 triliun. Adapun rinciannya, pembiayaan ke pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tumbuh 97,72% yoy menjadi Rp 18,90 triliun.

Sedangkan untuk penyaluran pembiayaan kepada pelaku mikro naik 132,7% menjadi Rp 18,74 triliun pada tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×