kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.757   0,00   0,00%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Bankir: Bunga Kredit Susah Turun


Senin, 07 Juni 2010 / 13:17 WIB


Reporter: Ruisa Khoiriyah | Editor: Test Test

JAKARTA. Harapan untuk luruhnya suku bunga kredit perbankan agaknya kian tipis. Kalangan perbankan menilai, kondisi saat ini sudah tak alasan bagi mereka untuk memangkas bunga kredit. Yang ada, malah bank sudah bersiap mengerek lagi bunga kreditnya begitu Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan alias BI rate.

Wakil Direktur Bank BTN menuturkan, situasi saat ini di mana BI rate awet bertahan di level 6,5% sejak beberapa bulan belakangan, peluang penurunan bunga kredit ke depan relatif sulit. "Melihat kecenderungan BI rate nanti, bunga kredit ke depan sudah susah untuk turun lagi," ujarnya kepada KONTAN, Minggu malam (6/6).

Dengan kata lain, bunga kredit saat ini sudah berada di bottom line. Di BTN, bunga kredit dijaga di rentang 450 sampai dengan 500 basis poin dengan BI rate. Beberapa analis dan ekonom memperkirakan, BI akan kembali menaikkan bunga acuan di paruh kedua tahun ini seiring mulai menggeliatnya perekonomian dan semakin kerasnya tekanan inflasi.

Namun, Pjs. Gubernur BI Darmin Nasution di sela pertemuan G-20 di Busan, Korea Selatan mengungkapkan, kemungkinan BI akan mempertahankan level 6,5% hingga tutup tahun 2010 mengingat tingkat inflasi diperkirakan tidak akan melebihi batas 5%. "Itu juga jika tidak ada kenaikan harga komoditas yang drastis," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×