kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bankir proyeksi kenaikan restrukturisasi kredit


Senin, 11 Desember 2017 / 21:28 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk memproyeksi jumlah kredit yang direstrukturisasi tahun depan meningkat. Tidak hanya Mandiri, diperkirakan tren peningkatan nominal kredit yang direstrukturisasi ini akan terjadi di seluruh industri perbankan.

Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Risk Management and Compliance Bank Mandiri bilang, bank harus mengantisipasi risiko kredit yang direstrukturisasi ini. "Karena secara umum risiko kredit masih tinggi yaitu di atas 10%,"kata Siddik, Kamis (7/12).

Beberapa sektor kredit yang diperkirakan banyak dilakukan restrukturisasi adalah dari segmen komersial dan korporasi.

Sebagai gambaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut relaksasi restrukturisasi pada Agustus 2017. Hal ini membuat bank harus kembali menerapkan tiga pilar sebelum melakukan restrukturisasi.

Boedi Armanto, Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan I OJK mengatakan, pada tahun depan bank juga harus memperhatikan risiko terkait pemilu. "Secara umum tahun depan kondisi ekonomi masih belum sepenuhnya membaik," kata Boedi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×