kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Baru pertama salurkan FLPP, ini strategi BTPN


Kamis, 21 Desember 2017 / 22:44 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) tahun depan ditugaskan pemerintah untuk menyalurkan KPR subsidi. Penyaluran KPR subsidi ini melalui program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Tahun depan, merupakan pengalaman pertama BTPN menyalurkan KPR subsidi. "Tahun depan kami ditugasi pemerintah menyalurkan Rp 100 miliar KPR subsidi FLPP," kata Ongki Wanadjati Dana, Wakil Presiden Direktur BTPN, Kamis (21/12).

Penyaluran FLPP tahun depan setara dengan 1.000 unit rumah. Untuk menyukseskan hal ini, BTPN menggandeng beberapa lembaga dan institusi terkait sosialisasi program.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengalokasikan dana sebesar Rp 4,5 triliun untuk pembiayaan rumah subsidi. Pembiayaan rumah subsidi ini dilakukan dengan mekanisme Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Lana Winayanti, Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR bilang rencana penyaluran FLPP 2018 terdiri dari Rp 2,2 triliun melalui daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA).

"Sisanya Rp 2,3 triliun melalui optimalisasi pengembalian pokok," kata Lana dalam keterangan resmi, Kamis (21/12). Dana ini untuk penyediaan 42.000 unit rumah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×