Reporter: Aura Putri | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat portofolio pembiayaan berkelanjutan dengan skema Sustainability-Linked Loan (SLL) mencapai Rp 3,5 triliun per Juni 2026. Nilai tersebut tumbuh 32% secara tahunan atau year on year (YoY).
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, penyaluran SLL BCA tersebar di sejumlah sektor usaha, antara lain perkebunan, kimia dan plastik, serta properti.
“BCA terus mencermati peluang pengembangan pembiayaan berkelanjutan di berbagai sektor usaha, dengan mempertimbangkan kebutuhan nasabah, kelayakan bisnis, serta penerapan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang disiplin,” ujar Hera kepada Kontan, Kamis (22/10/2026)
Baca Juga: OJK: PUJK Salurkan Kredit Produktif Rp 53,15 Triliun kepada 2,1 Juta Debitur
Secara keseluruhan, portofolio pembiayaan berkelanjutan BCA mencapai Rp 267 triliun per Juni 2026, tumbuh 11,4% YoY.
Hera mengatakan, BCA menyadari pentingnya peran sektor keuangan dalam mempercepat transisi menuju ekonomi hijau, termasuk melalui pendanaan investasi berkelanjutan dan dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
BCA juga terus menerapkan kebijakan pembiayaan yang bertanggung jawab dengan memperhatikan dampak lingkungan dari kegiatan bisnisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














