kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.676   12,00   0,07%
  • IDX 6.628   -8,29   -0,12%
  • KOMPAS100 866   -1,10   -0,13%
  • LQ45 656   -1,74   -0,26%
  • ISSI 232   1,12   0,49%
  • IDX30 367   -1,05   -0,29%
  • IDXHIDIV20 453   -1,40   -0,31%
  • IDX80 99   -0,03   -0,03%
  • IDXV30 126   0,66   0,53%
  • IDXQ30 117   -0,45   -0,39%

CASA BCA Tumbuh 10,2%, Cost of Fund Tetap Terjaga


Senin, 07 September 2026 / 11:59 WIB
CASA BCA Tumbuh 10,2%, Cost of Fund Tetap Terjaga
ILUSTRASI. BCA - kontan kilas online (BCA/DOK)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus menjaga biaya dana atau cost of fund di tengah dinamika suku bunga dan kondisi likuiditas perbankan. Perseroan mengandalkan kekuatan bisnis transaksi untuk menjaga struktur pendanaan tetap sehat.

Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, dalam menentukan suku bunga, BCA konsisten mencermati berbagai indikator, mulai dari suku bunga acuan hingga kondisi pasar.

Baca Juga: Kredit Allo Bank Tumbuh 26,7%, Pendapatan Bunga Bersih Capai Rp 917,11 Miliar

“Pada prinsipnya, dalam menentukan suku bunga kami konsisten mencermati perkembangan suku bunga acuan, parameter makroekonomi lainnya, potensi risiko, kondisi likuiditas sektor perbankan dan pasar yang dipengaruhi faktor permintaan dan penawaran,” ujar Hera kepada kontan.co.id, Senin (7/9).

Hera mengatakan, cost of fund BCA sejauh ini relatif terjaga sehubungan dengan keunggulan perbankan transaksi yang dimiliki perseroan.

Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan dana murah atau current account and savings account (CASA) yang tetap positif. Per Juni 2026, giro dan tabungan BCA tumbuh 10,2% secara tahunan (YoY) menjadi Rp1.082 triliun.

Sementara itu, total dana pihak ketiga (DPK) BCA hingga Juni 2026 mencapai Rp1.284 triliun, tumbuh 7,9% YoY.

Pertumbuhan CASA yang lebih tinggi dibandingkan total DPK turut menopang komposisi pendanaan BCA. Perseroan pun berkomitmen menjaga struktur pendanaan yang sehat dengan mengandalkan beragam produk dan layanan sesuai kebutuhan masyarakat.

Hera menambahkan, strategi tersebut menjadi bagian dari upaya BCA menjaga pendanaan sekaligus mempertahankan efisiensi biaya dana di tengah perkembangan kondisi ekonomi dan pasar.

Baca Juga: Kredit Bank Mandiri Tembus Rp 1.592 Triliun, Laba Tumbuh 22,4% yoy Agustus 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×