kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.973.000   129.000   4,54%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

BCA: Dampak kenaikan bunga acuan BI ke bisnis perbankan belum terlihat


Selasa, 29 Mei 2018 / 16:34 WIB
BCA: Dampak kenaikan bunga acuan BI ke bisnis perbankan belum terlihat
ILUSTRASI. Pelayanan Nasabah di Kantor Cabang Bank BCA


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk mengatakan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,5% belum berdampak banyak terhadap bisnis perbankan.

Direktur BCA Henry Koenaifi menyebut saat ini kondisi suku bunga baik pinjaman maupun simpanan di BCA belum berubah. Ia menyebut situasi ekonomi secara makro masih dalam batas aman. Artinya, permintaan kredit akibat kenaikan suku bunga acuan juga masih tetap tumbuh.

"Belum ada permintaan kenaikan bunga simpanan dari nasabah. Bunga kredit juga belum kami naikkan, masih butuh transmisi dan menunggu keputusan pada rapat ALCO nanti," tuturnya di Jakarta, Senin (29/5).

Hanya saja, Direktur BCA Suwignyo menyebut pihaknya akan menaikkan suku bunga deposito sebanyak 25 basis poin. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penyesuaian BCA terkait kenaikan suku bunga acuan BI.

Adapun, keputusan menaikkan suku bunga deposito tersebut baru diputuskan dalam rapat direksi pada Senin. Dia memperkirakan suku bunga baru ini akan efektif berlaku per 1 Juni 2018. "Naiknya tidak banyak. Dampaknya tidak terlalu besar," sambung Suwignyo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×