kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.089   1,00   0,01%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

BCA dan Bank Mandiri tambah modal bagi anak usaha yang bergerak di sektor digital


Minggu, 01 Agustus 2021 / 18:44 WIB
ILUSTRASI. Nasabah menggunakan mobile banking untuk pembayaran belanja online di Tanerang Selatan, Selasa (6/7). BCA dan Bank Mandiri tambah modal bagi anak usaha yang bergerak di sektor digital.


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Noverius Laoli

Sedangkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memilih memperkuat anak perusahaan yang bergerak di sektor modal ventura. Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi anak perusahaan Mandiri Capital Indonesia (MCI) yang sudah banyak berinvestasi di e commerce, fintech, dan startup.

Perusahaan yang menjadi portofolio MCI pun kini memiliki nilai valuasi yang semakin baik di tengah perkembangan di industri keuangan yang terus meningkat. “Tentu dengan adanya dinamika teknologi saat ini, kami pasti ada tambahan modal khusus Mandiri Capital Indonesia,”ujar Darmawan. 

Hingga saat ini, Mandiri Capital telah mengucurkan dana investasi lebih dari Rp 1 triliun ke fintech di Indonesia. Baru-baru ini, MCI juga melakukan tambahan investasi strategis di Bukalapak. Selain itu MCI juga memiliki portofolio iSeller, Mekari, Cashlez, Amartha, Yokke, Privyid, Pten, DAM, Moka, Koinworks, Investree, LinkAja, Crowde, dan Halofina.

Selanjutnya: Masih pandemi, BCA tidak andalkan kontribusi laba dari anak perusahaan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×