Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Digital BCA (BCA Digital) terus memperluas akses layanan perbankan digital untuk mendorong inklusi keuangan di Indonesia.
BCA Digital menyebut kemudahan akses layanan keuangan perlu dibarengi dengan peningkatan pemahaman masyarakat agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan secara lebih luas.
Head of Growth and Acquisition BCA Digital Albert Kurniawan mengatakan, perluasan akses menjadi salah satu fokus BCA Digital dalam mendukung Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026.
“Sejalan dengan pilar BIK 2026, blu by BCA Digital hadir untuk meruntuhkan batasan geografis agar masyarakat di mana pun berada memiliki akses yang sama terhadap layanan perbankan yang aman dan seamless,” ujar Albert dalam siaran pers, Selasa (6/10/2026).
Baca Juga: Allo Bank Siapkan Strategi Genjot Transaksi QRIS di Tengah Perluasan MDR 0%
Menurutnya, BCA Digital tidak hanya berfokus pada pertumbuhan jumlah pengguna. BCA Digitaljuga berupaya memastikan ekosistem digital blu dapat memberikan nilai tambah dalam kehidupan finansial sehari-hari nasabah.
“Kami ingin memastikan peningkatan inklusi ini berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Upaya memperluas akses tersebut menjadi semakin relevan di tengah pertumbuhan kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan digital. Melalui layanan digital, masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan finansial tanpa dibatasi oleh keberadaan kantor cabang secara fisik.
BCA Digital juga terus mengembangkan ekosistem layanan blu agar semakin relevan dengan kebutuhan nasabah. Perseroan menilai kemudahan akses perlu berjalan beriringan dengan layanan yang aman dan mudah digunakan.
Selain memperluas akses, BCA Digital juga mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat. Salah satunya melalui bluAcademy, program edukasi finansial yang telah berjalan sejak Oktober 2023.
Head of Brand & Communication BCA Digital Duardi Prihandiko mengatakan, inklusi keuangan perlu berjalan beriringan dengan literasi agar masyarakat mampu menggunakan layanan keuangan secara bijak.
“Inklusi tanpa literasi berisiko menimbulkan masalah finansial di kemudian hari. Kami di BCA Digital melihat minat yang luar biasa dari masyarakat untuk lebih memahami pengelolaan keuangan,” ujar Duardi.
Hingga Agustus 2026, bluAcademy telah berlangsung sebanyak 25 batch dengan total 30.926 peserta.
Baca Juga: Bank JTrust (BCIC) Kejar Free Float 15%, Siapkan Pelepasan Saham Pengendali
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













