kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BCA: Pertumbuhan kredit 2017 masih single digit


Kamis, 06 Oktober 2016 / 15:44 WIB
BCA: Pertumbuhan kredit 2017 masih single digit


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengklaim, pertumbuhan kredit pada kuartal III tahun ini selaras dengan industri.

Sebagai informasi, Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit per September 2016 sebesar 7%. Adapun, per Agustus 2016, BCA mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 6,39% year on year (yoy) menjadi Rp 381,9 triliun.

Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, sampai Agustus 2016, pertumbuhan kredit BCA secara year to date (ytd) masih belum terlalu besar.

Lanjut Jahja, untuk tahun depan, pihaknya belum memprediksi target pertumbuhan kredit BCA. "Namun secara industri, pada tahun depan, pertumbuhan kredit masih akan di bawah 10%,” ujarnya, Kamis (6/10).

Prediksi pertumbuhan kredit itu, kata Jahja, didasarkan pada prediksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1%. Menurutnya, untuk tahun depan, beberapa sektor yang berpotensi mendorong kredit adalah  infrastruktur.

Jika proyek pemerintah di infratruktur berjalan lancar, maka penyerapan tenaga kerja akan lancar. Multiplier efeknya adalah proyek infrastruktur bisa menyerap tenaga kerja. Sehingga bisa meningkatkan daya beli dan pertumbuhan ekonomi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×