kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

BCA prediksi pertumbuhan kredit konsumer tahun ini masih lambat


Jumat, 21 Februari 2020 / 15:40 WIB
BCA prediksi pertumbuhan kredit konsumer tahun ini masih lambat
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah Bank BCA di Tangerang Selatan, Jumat (8/11).Bank BCA ini hanya menargetkan kredit di segmen ini tumbuh sekitar 5%-10% di tahun 2020 ini./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/08/11/2019.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Dengan munculnya wabah corona, pasokan bahan baku dari China dikhawatirkan bisa terganggu menjelang persiapan produksi untuk kebutuhan lebaran tahun ini. "Kalau sampai pabrik di China tutup karena dampak corona, otomatis suplai bahan baku pabrik di Indonesia bisa terganggu. Sehingga di khawatirkan bisa menyebabkan gejolak harga di dalam negeri dan mempengaruhi daya beli masyarakat," tutur Santoso.

Industri memang bisa mengantisipasi itu dengan mencari sumber bahan baku dari negara lain, namun proses pemesanan itu tentu  membutuhkan waktu. Namun, BCA belum bisa memprediksi dengan tepat dampak virus corona ke perbankan lantaran masih harus melihat perkembangan pasokan bahan baku industri.

Baca Juga: Di BCA Expoversary, ada tawaran bunga KPR 4,63% dan KKB 3,63%!

Untuk mendongkrak kredit konsumer, BCA menggelar pameran bertajuk BCA Expoversary dalam rangka ulang tahunnya ke-63. Lewat pameran yang akan digelar selama tiga hari pada 21-23 Februari di ICE BSD ini , BCA menawarkan beragam promo untuk pembelian kendaraan bermotor, properti, travel, fashion, gadget, hingga makanan dan minuman kekinian.

BCA membidik transaksi senilai Rp 5 triliun dari perhelatan ini. Itu sekitar Rp 2 triliun diharapkan berasal dari penyaluran Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Rp 2 triliun dari Kredit Penyaluran Rumah (KPR), dan sisanya dari yang lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×