kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.154   104,00   0,58%
  • IDX 5.515   -80,10   -1,43%
  • KOMPAS100 725   -11,09   -1,51%
  • LQ45 550   -7,48   -1,34%
  • ISSI 191   -3,83   -1,97%
  • IDX30 312   -4,23   -1,34%
  • IDXHIDIV20 388   -4,16   -1,06%
  • IDX80 83   -1,21   -1,45%
  • IDXV30 105   -1,34   -1,26%
  • IDXQ30 101   -1,42   -1,39%

BCA tak berambisi kejar pertumbuhan nasabah besar


Minggu, 24 Mei 2015 / 14:04 WIB
ILUSTRASI. Besok (12/12) PPPK Kemang 2023 Harus Ikut Tes SKTT, Cermati Aturan & Daftar Peserta


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bank Central Asia (BCA) mengaku tak berambisi mengejar pertumbuhan jumlah rekening serta simpanan dana pihak ketiga (DPK) dari nasabah besar. BCA lebih berkonsentrasi mendongkrak pertumbuhan giro dan tabungan atau current account saving account (CASA) guna meningkatkan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) yang masih rendah.

Menurut Jahja Setiatmadja, Presiden Direktur BCA, pihaknya tak berambisi menargetkan pertumbuhan nasabah besar yang memiliki simpanan di atas batas penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebesar Rp 2 miliar. "Secara umum bahwa kita harapkan DPK masih bisa tumbuh sekitar 10% - 15% pertahun," kata Jahja pada KONTAN, Minggu (24/5).

Jahja menegaskan, BCA juga tidak menargetkan pertambahan jumlah nasabah baru, tetapi lebih kepada total sumber dananya khususnya dari CASA. Kondisi ini disebabkan tingkat LDR BCA masih rendah, yaitu sekitar 75%. "Jadi kalau Dana Deposito tidak terlalu kita kejar, karena cost of fund-nya mahal," pungkas Jahja.

Berdasarkan data LPS per Maret 2015, jumlah rekening DPK nasabah besar di atas Rp 2 miliar meningkat dari 179.910 rekening per Maret 2014 menjadi 212.081 rekening per Maret 2015 atau tumbuh 17,88% yoy. Sementara simpanan DPK diatas Rp 2 miliar meningkat dari Rp 1.920,22 triliun per Maret 2014 menjadi Rp 2.349,27 triliun per Maret 2015 atau tumbuh 22,34% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×