kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

BCA Tawarkan Bunga Kredit Spesial bagi Pelaku UMKM di BCA Expoversary


Sabtu, 12 Maret 2022 / 14:50 WIB
ILUSTRASI. Wakil Presiden Direktur BCA Suwignyo Budiman (kedua kiri), Direktur BCA John Kosasih (kiri) dan Direktur BCA Haryanto Budiman ketiga kiri saat mengunjungi booth usai membuka gelaran BCA Expoversary 2022 di ICE BSD Tangerang.


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menebar bunga spesial bagi pelaku UMKM. Langkah tersebut merupakan salah satu cara BCA dalam membantu pelaku UMKM keluar dari tekanan akibat pandemi, di samping upaya pendampingan berkelanjutan demi mendukung pertumbuhan UMKM Indonesia.

“Selama penyelenggaraan BCA Expoversary, kami menawarkan bunga spesial kredit multiguna bagi pelaku UMKM sebesar 3,65% untuk tujuan ekspansi usaha. Selain itu, ada juga pembiayaan untuk ekspansi gudang dengan bunga spesial 5,65%,” ujar EVP Commercial & SME BCA Freddy Iman dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/3).

Kredit bagi UMKM di sektor ESG yang produknya ramah lingkungan dengan suku bunga spesial 7,25% per tahun. Freddy mengungkapkan, pola pendampingan yang dilakukan BCA terhadap pelaku UMKM terarah pada upaya memampukan pelaku UMKM bersaing dengan kompetitor.

Baca Juga: BCA Tetap Andalkan BCA Mobile dan MyBCA Bagi Kebutuhan Nasabah

Di samping itu, beberapa pelaku UMKM mendapat bantuan pendampingan dalam hal transaksi pembayaran sehingga semua transaksi terekam dan memiliki histori. Hal ini dilakukan agar pelaku UMKM lebih dapat diterima oleh perbankan dan memiliki peluang besar di kemudian hari untuk mendapatkan dukungan finansial dalam memperbesar usahanya.

“Banyak pelaku UMKM yang kami temukan, tadinya berangkat dari hobby. Kami lakukan kurasi, membantu mereka dalam hal packaging, pemasaran, on boarding, sehingga para pelaku UMKM akhirnya bisa benar-benar menjadi pengusaha yang siap menghadapi berbagai tantangan,” kata dia.

Seperti diketahui, BCA terus berkomitmen memajukan sektor UMKM demi membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hingga Desember 2021, kredit komersial dan UKM naik 4,8% yoy menjadi Rp195,8 triliun, seiring membaiknya permintaan di sektor ini pada semester II-2021. 

Baca Juga: Upaya Perbankan Terus Memperkuat Layanan Bisnis Digital

Akhir tahun lalu, BCA menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Modal Rakyat Indonesia sebagai penyelenggara fintech peer to peer lending Modal Rakyat. Melalui kerja sama ini, BCA mengalokasikan limit kerja sama senilai Rp 20 miliar yang akan didistribusikan kepada UMKM yang sedang mengembangkan bisnis. 

Selain itu, BCA juga menjalin kerja sama dengan PT Komunal Finansial Indonesia (Komunal) untuk membantu UMKM dalam mengembangkan bisnis dengan limit senilai Rp15 miliar. Untuk informasi, Komunal merupakan perusahaan teknologi finansial yang memberikan fasilitas berupa layanan peer-to-peer untuk menciptakan hubungan antara UMKM potensial dengan para pemberi dana.

BCA juga menyelenggarakan UMKM Fest, yang mempromosikan lebih dari 1.700 merchant UKM lewat platform online. Melalui program Bangga Lokal, 745 pelaku UMKM mendapatkan dukungan dalam hal membantu promosi, marketing, edukasi, hingga kesempatan untuk mendapatkan pembiayaan modal kerja. 

Baca Juga: BCA Layani Pembukaan 2,6 Juta Rekening Simpanan Secara Online di 2021

Freddy menambahkan, BCA akan tetap berkomitmen mendampingi pelaku UMKM demi meningkatkan kapasitas agar menjadi UMKM yang lebih profesional. Hal ini merujuk pada fakta bahwa dari 65 juta pengusaha Indonesia, 95% adalah pelaku UMKM. 

Ia menyebut BCA juga terus mendukung upaya pemerintah mengembangkan UMKM agar lebih dikenal di kancah global melalui business matching yang berdampak pada produk UMKM dapat diekspor. 

“Kita juga akan bangga, kalau tadinya UMKM, dalam perjalanan mereka bisa menjadi unicorn. Karena itu, bantuan dalam bentuk edukasi, pendampingan, pembiayaan perlu terus dilakukan agar produk UMKM menjadi lebih modern, berkualitas, dan sukses naik kelas,” tegas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×