kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.886   4,00   0,02%
  • IDX 6.298   -75,51   -1,18%
  • KOMPAS100 823   -12,20   -1,46%
  • LQ45 626   -7,82   -1,23%
  • ISSI 218   -2,30   -1,04%
  • IDX30 350   -4,32   -1,22%
  • IDXHIDIV20 426   -3,58   -0,83%
  • IDX80 94   -1,33   -1,40%
  • IDXV30 118   -0,80   -0,68%
  • IDXQ30 111   -1,04   -0,93%

Begini Jurus BNI Genjot Kinerja di Tahun 2023


Senin, 19 Desember 2022 / 06:29 WIB
ILUSTRASI. Strategi BNI untuk kerek kinerja di tahun 2023


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) optimistis bisa mencatatkan pertumbuhan positif tahun depan meskipun kondisi ekonomi global diprediksi cukup menantang.  Optimisme itu sejalan dengan transformasi yang terus didorong bank pelat merah hingga saat ini. 

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, ekonomi di dalam negeri harus memiliki banyak kegiatan agar memiliki efek multiplier pada pertumbuhan di tengah ketidakpastian di tahun depan

Menurutnya, perbankan sebagai intermediasi tidak boleh menargetkan pertumbuhan kinerja stagnan atau bahkan takut. Pasalnya, hal tersebut akan mendorong penurunan transaksi sehingga membuat ekonomi semakin terpuruk.

"Maka dari itu, kami fokus dengan transformasi. Kami berharap kami dapat menjadi suatu bank yang lebih kompetitif dengan digitalisasi, tidak hanya di sisi produk tapi juga proses bisnis, operating cost yang terkendali," kata Royke dalam keterangan resminya, Minggu (18/12).

Baca Juga: BNI dan AFPI Terus Mempercepat Digitalisasi di Industri Jasa Keuangan

Royke menambahkan, BNI tahun lalu berhasil menambah modal sehingga membuat level modal menjadi sangat cukup kuat untuk menyerap risiko maupun ekspansi dalam menjawab berbagai peluang tahun depan.

Ia bilang, BNI juga memiliki level likuiditas yang sangat ample dan sejauh ini sangat bisa dikelola dengan baik. Ke depannya, BNI berharap akan banyak peluang yang dapat digarap perseroan, baik organik maupun anorganik.

 

Tahun depan, Royke menegaskan BNI pun akan tetap fokus ke segmen consumer, korporasi serta UMKM yang berorientasi ekspor untuk menjadi engine pertumbuhan BNI.

"Kami mau membantu UMKM untuk go global, bantu mereka supaya bisa ekspor, sehingga dapat meningkatkan kapabilitas usaha sekaligus profitabilitas buat mereka,"pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×