kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.888   6,00   0,03%
  • IDX 6.310   -63,87   -1,00%
  • KOMPAS100 824   -11,26   -1,35%
  • LQ45 627   -7,28   -1,15%
  • ISSI 218   -1,94   -0,88%
  • IDX30 350   -4,14   -1,17%
  • IDXHIDIV20 426   -3,54   -0,82%
  • IDX80 94   -1,26   -1,32%
  • IDXV30 118   -0,79   -0,67%
  • IDXQ30 111   -1,10   -0,99%

Investor Saham Tembus 10 Juta, Sekuritas Kini Kejar Nasabah Aktif


Kamis, 13 Agustus 2026 / 09:43 WIB
Investor Saham Tembus 10 Juta, Sekuritas Kini Kejar Nasabah Aktif
ILUSTRASI. Managing Director PT Samuel Sekuritas Indonesia Harry Su (KONTAN/Nur Qolbi)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Jumlah investor pasar saham di dalam negeri semakin bertambah banyak. Tak asal menambah nasabah, perusahaan sekuritas saat ini semakin fokus meningkatkan jumlah investor aktif.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah investor saham telah mencapai 10,05 juta Single Investor Identification (SID) hingga awal Agustus 2026. Angka meningkat 16,83% sejak awal tahun ini. 

Managing Director PT Samuel Sekuritas Indonesia Harry Su mengatakan, kenaikan jumlah investor tentu menjadi katalis positif bagi industri sekuritas, karena memperbesar basis nasabah potensial dan aktivitas transaksi.

Baca Juga: Jumlah Investor Saham Tembus 30 Juta, Ini Cara Membuat Rekening Efek & Mendapat SID

Namun, Harry menilai pertumbuhan jumlah rekening bukan satu-satunya indikator yang perlu diperhatikan. Bagi Samuel Sekuritas, kualitas keterlibatan nasabah hingga menjadi investor yang aktif juga menjadi hal penting.

Lebih banyak investor aktif, tentu memberikan ruang lebih besar bagi peningkatan transaksi brokerage. Walau memang aktivitas tersebut tetap dipengaruhi oleh kondisi pasar, volatilitas pasar saham, serta risk appetite investor.

Untuk itu, pihaknya akan terus mendorong peningkatan kualitas engagement nasabah sehingga bisa meningkatkan aktivitas transaksi yang berkualitas.

Pengembangan layanan yang bisa mendukung kebutuhan investor menjadi salah satu upaya yang dilakukan Samuel Sekuritas.

Direktur Utama PT Kiwoom Sekuritas Indonesia Changkun Shin melihat adanya perubahan struktur pasar. Investor ritel kini makin unjuk gigi, setelah sebelumnya didominasi oleh segmen institusi.

Baca Juga: Investor Ritel Kuasai 51,1% Transaksi Saham, Kiwoom Sekuritas Fokus ke Nasabah Aktif

Tren tersebut menjadi faktor pendorong meningkatnya rata-rata transaksi harian Kiwoom Sekuritas sebesar 16% secara tahunan jadi Rp 198,3 miliar hingga Juli 2026.

"Hal ini menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia semakin cepat berkembang menuju pasar yang lebih didominasi oleh investor ritel," ujar Shin.

Sebab itu, Shin bilang, perusahaan saat ini tidak hanya fokus pada peningkatan jumlah nasabah baru semata, melainkan berusaha lebih mengutamakan peningkatan jumlah investor aktif yang rutin melakukan transaksi dan menggunakan layanan perusahaan.

Dengan begitu, perusahaan lebih memprioritaskan pertumbuhan secara kualitas dalam peningkatan aktivitas dan nilai transaksi nasabah. Edukasi investor secara berkelanjutan menjadi salah satu hal penting untuk mengejar misi tersebut.

Baca Juga: Transaksi Saham Merosot Tajam, Sekuritas Putar Otak Cari Sumber Pendapatan

Peningkatan kualitas dan daya saing layanan digital menjadi jurus lain yang dilakukan Kiwoom Sekuritas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×