kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Begini respons Kementerian BUMN dan Taspen terkait isu skema penyelematan Jiwasraya


Senin, 23 Desember 2019 / 22:02 WIB
Begini respons Kementerian BUMN dan Taspen terkait isu skema penyelematan Jiwasraya
ILUSTRASI. Warga melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta, Rabu (11/12/2019). Pemerintah sudah memiliki skenario untuk menangani masalah kekurangan modal PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yakni dengan cara pembentukan holding asuransi atau


Reporter: Ahmad Ghifari | Editor: Noverius Laoli

Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro mengatakan,"Benar ada rapat, tapi rapatnya umum tidak spesifik,"jelasnya.

Direktur Utama Taspen Life Maryoso Sumaryono mengatakan, "saya bahkan tidak tahu kabar itu, tidak benar kabar skema penyelamatan Jiwasraya melalui Taspen Life,"katanya.

Baca Juga: Dorong talenta anak bangsa, pemerintah hadirkan MTN. Apa itu?

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus AJJI Budi Tampubolon mengatakan, kasus yang menimpa Jiwasraya ini segera dapatkan solusi. Budi khawatir ini akan memengaruhi industri asuransi jiwa lainnya.

"Kami berharap anggota kami yang sedang mengalami sedikit catatan dan kesulitan ini bisa segera dapat solusinya. solusinya itu yang bisa diterima oleh semua pihak. seperti perusahaannya, pemegang sahamnya, dan nasabahnya. jangan sampai ada pihak yang dirugikan,"kata Budi Tampubolon.

"Karena apabila solusi dari masalah ini lama, untung saat ini belum terkena imbas kepada industri asuransi jiwa. namun bila 1-2 tahun lagi belum ada solusi, yang kami semua khawatirkan adalah industri asuransi jiwa kena imbasnya semua. jadi posisi kami hanya berharap agar segera ada solusinya,"tambahnya.

Baca Juga: Monolog di Hari Ibu, Sri Mulyani hampir menitikkan air mata

Budi mengaku, meskipun demikian, premi industri asuransi jiwa tetap tumbuh secara industri sebesar 2% di Kuartal III 2019. Dan kemampuan membayar manfaat asuransi kepada nasabah sama sekali tidak terkena imbasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×