kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Begini strategi bankir mengerek bisnis wealth management di tengah pandemi


Senin, 05 Juli 2021 / 21:48 WIB
ILUSTRASI. Pegawai menyambut nasabah BNI Emerald di BNI Emerald Lounge, Jakarta, Senin (4/1/2021). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.


Reporter: Amanda Christabel | Editor: Tendi Mahadi

Di sisi lain PT Bank Mandiri Persero Tbk juga mencatatkan kenaikan di bisnis wealth management. Dikatakan oleh Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Atturidha, dana kelolaan Wealth Bank Mandiri menunjukkan pertumbuhan secara tahunan atau year on year (yoy).

Tercatat, pertumbuhan dana kelolaan bank bersandi bursa BMRI ini secara yoy periode Juni 2021 adalah sebesar 7%. “Kami menargetkan dana kelolaan segmen Wealth mencapai lebih dari Rp 240 triliun hingga akhir tahun 2021,” ujar Rudi kepada KONTAN pada Senin (5/7)

Bank berlogo pita emas ini memiliki strategi dalam meningkatkan pertumbuhan bisnis wealth management. Antara lain dengan Investment Portfolio Solution, yaitu dengan cross selling dan menjadikan produk investasi sebagai solusi holistik yang ditawarkan. “Selain itu, dengan peningkatan akuisisi nasabah investor melalui kanal digital seperti SBN Online dan Digital Wealth yang sedang dikembangkan oleh Bank Mandiri,” pungkas Rudi.

Sementara itu PT Bank Central Asia Tbk, yang mencatatkan kinerja wealth management hingga April 2021 tumbuh positif dengan minat dan antusiasme investasi dari para nasabah yang terus meningkat. EVP Divisi Sekretariat dan Komunikasi Perusahaan BCA, Hera F. Haryn mengatakan, pertumbuhan asset under management (AUM) produk reksa dana, obligasi, dan bancassurance mencetak angka sebesar 47% secara year on year (YoY).

Selanjutnya: Hingga Mei 2021, Bank Mandiri bukukan pendapatan bunga tumbuh 4,3%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×