kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Begini strategi bankir optimalkan pendapatan bunga bersih


Kamis, 21 Juni 2018 / 12:21 WIB
ILUSTRASI.


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pendapatan bunga bersih bank pada tahun ini diproyeksi terkena risiko kenaikan suku bunga acuan BI (7DRR). Untuk mengantisipasi hal ini, bank sudah menyiapkan beberapa strategi.

Anggoro Eko Cahyo Direktur Keuangan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) bilang untuk menyikapi tren kenaikan suku bunga acuan, bank melakukan strategi secara lebih berhati-hati.

"Tidak secara langsung mentransmisikan pada kenaikan bunga kredit dalam waktu dekat," kata Anggoro kepada kontan.co.id, Kamis (21/6). Dalam waktu dekat BNI akan fokus ke dana murah atau CASA.

Sedangkan strategi lain utk menjaga profitabilitas dengan melakukan efisiensi biaya & menjaga kualitas kredit; selain tentunya menggenjot pendapatan berbasis transaksi (fee based income).

BNI mencatat pendapatan bunga bersih industri perbankan sampai kuartal 1 2018 hanya naik 3% yoy, sedangkan BNI jauh lebih tinggi 8,3% yoy.

Diproyeksi sampai kuartal 2 2018 ini akan ada kenaikan pendapatan bunga bersih.

Haryono Tjahjaarijadi, Direktur Utama Bank Mayapada bilang untuk meningkatkan pendapatan bank akan meningkatkan fee based income secara seragam untuk layanan bank.

Hal ini agar rasio pendapatan bank tidak tergerus nantinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×