kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga batubara dekati US$ 110 per ton, ini komentar bankir


Kamis, 31 Mei 2018 / 17:30 WIB
ILUSTRASI. Tambang Batubara PT Adaro


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bankir menanggapi kenaikan harga batubara mendekati US$ 110 per ton. Pada Kamis (31/5) harga batubara Newcastle pengiriman Juni 2018 naik 1,64% menjadi US$ 108,75.

Bob Tyasika Ananta, Direktur Manajemen Risiko BNI mengatakan sampai saat ini bank belum ada rencana untuk menambah eksposure baru untuk batubara.

"Ada fasilitas tambahan batubara untuk nasabah yang sudah ada terkait pembangkit listrik," kata Bob kepada kontan.co.id, Kamis (31/5).

Kenaikan harga batubara ini menurut BNI akan berdampak pada meningkatnya kemampuan bayar debitur batubara. Hal ini juga akan berdampak pada perbaikan kualitas aset.

Ke depannya BNI akan terus melakukan review termasuk term and condition untuk memperkuat risk manajemen-nya.

Royke Tumilaar, Direktur Korporasi Bank Mandiri bilang saat ini kredit kepada bisnis batubara masih sangat selektif.

"Terutama pada pebisnis yang sudah lama dan manajemennya baik," kata Royke kepada kontan.co.id Kamis (31/5). 

Beberapa perusahaan batubara yang menjadi pilihan Bank Mandiri adalah perusahaan yang bisa memanage fluktuasi harga batubara dengan bagus.

Selain itu perusahaan itu diharapkan bisa mengatur cashflow perusahaan sehingga kewajiban utang bisa dipenuhi.

Jasman Ginting, Sekretaris Perusahaan Bank Panin bilang tidak terlalu banyak memiliki eksposure ke kredit pertambangan. "Malah hampir tidak ada," kata Jasman kepada kontan.co.id, Kamis (31/5). 

Jan Hendra Sekretaris Perusahaan BCA juga bilang pengalaman ke sektor batubara sangat minim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×