kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

BFI Finance (BFIN) Salurkan Pembiayaan Baru Rp 16,4 Triliun hingga Kuartal III-2025


Jumat, 31 Oktober 2025 / 14:33 WIB
BFI Finance (BFIN) Salurkan Pembiayaan Baru Rp 16,4 Triliun hingga Kuartal III-2025
ILUSTRASI. Penyaluran pembiayaan baru BFI Finance naik 15% menjadi Rp 16,4 triliun di periode Januari-September 2025


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mencatatkan pertumbuhan penyaluran pembiayaan baru hingga kuartal III-2025.

Hingga akhir September 2025, perusahaan membukukan realisasi pembiayaan baru senilai Rp 16,4 triliun, tumbuh 15,2% secara tahunan (year-on-year/yoy). Kenaikan ini turut mendorong piutang pembiayaan yang dikelola (managed receivables) menjadi Rp 26 triliun, naik 13% YoY.​

Presiden Direktur BFI Finance, Sutadi mengatakan, kinerja positif ini merupakan hasil dari strategi bisnis berbasis kualitas pembiayaan dan tata kelola perusahaan yang kuat.

Baca Juga: NIM Allo Bank Alami Peningkatan Jadi 10,43% per Kuartal III 2025

“Kami terus memperkuat inovasi layanan dan efisiensi proses guna menjaga kepercayaan konsumen dan mitra bisnis,” ujar Sutadi dalam keterangan resmi, Kamis (30/10/2025).

Jika dirincikan, portofolio pembiayaan perusahaan masih didominasi oleh segmen berjaminan mobil sebesar 51,1%, diikuti oleh berjaminan motor 7,6%, dan pembiayaan pembelian unit mobil 17,3%.

Sementara itu, pembiayaan alat berat dan mesin berkontribusi 14,9%, berjaminan properti 5,4%, serta pembiayaan syariah dan lainnya 3,7%. Secara total, aset BFI Finance mencapai Rp 25,4 triliun, meningkat 5,5% YoY. 

Adapun Rasio Non-Performing Financing (NPF) perusahaan tercatat 1,55% (bruto) dan 0,26% (neto), jauh lebih baik dibandingkan rata-rata industri sebesar 2,51% per Agustus 2025 (data Otoritas Jasa Keuangan).

Selanjutnya: Sinar Prapanca Targetkan Pertumbuhan 30%, Perkuat Keamanan Migas Berbasis Teknologi

Menarik Dibaca: Redmi 15 Hadir untuk Gen Z yang Aktif dan Produktif, Baterai 7.000 mAh Jadi Andalan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×