kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.739   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

BFI Finance Catat Piutang Pembiayaan Syariah Tumbuh 7,9% hingga Semester I-2026


Selasa, 25 Agustus 2026 / 14:09 WIB
Diperbarui Selasa, 25 Agustus 2026 / 14:42 WIB
BFI Finance Catat Piutang Pembiayaan Syariah Tumbuh 7,9% hingga Semester I-2026
ILUSTRASI. Penyaluran Pembiayaan (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) terus memperkuat bisnis pembiayaan syariah. Hingga semester I-2026, perusahaan mencatat pertumbuhan piutang yang dikelola atau managed receivables pada segmen pembiayaan syariah sebesar 7,9% secara tahunan.

Corporate Communication Head BFI Finance, Dian Ariffahmi mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan kinerja positif pembiayaan syariah perusahaan sepanjang paruh pertama 2026.

"Hingga semester 1-2026, piutang dikelola untuk pembiayaan syariah BFI Finance tumbuh 7,9% secara tahunan," ujarnya kepada Kontan, Senin (24/8/26).

Pertumbuhan piutang pembiayaan syariah BFI Finance tersebut antara lain ditopang oleh meningkatnya pembiayaan mobil bekas berbasis syariah serta pembiayaan untuk kebutuhan umrah.

Kinerja pembiayaan syariah BFI Finance juga sejalan dengan tren pertumbuhan industri multifinance syariah secara keseluruhan.

Baca Juga: Kolaborasi BNI dan Pagi Sore Makin Erat, Ini Dukungan yang Diberikan

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), piutang pembiayaan syariah yang disalurkan industri multifinance mencapai Rp31,98 triliun pada semester I-2026. Angka tersebut meningkat 9,14% secara tahunan atau year on year (YoY).

Memasuki semester II-2026, BFI Finance berkomitmen untuk menjaga momentum pertumbuhan pada lini bisnis pembiayaan syariah.

Selain mengejar pertumbuhan, perusahaan juga akan tetap memperhatikan kualitas portofolio pembiayaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pertumbuhan pembiayaan tetap diikuti dengan kualitas aset dan pembiayaan yang sehat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×