kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

BI akan memberi waktu cukup untuk penyesuaian


Kamis, 24 Mei 2012 / 09:25 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah pengunjung memilih pakaian yang dijual di salah satu pusat belanja. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/hp.


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus mematangkan penerbitan aturan kepemilikan mayoritas saham perbankan. Deputi Gubernur BI Muliaman D Hadad meminta kalangan industri tak perlu khawatir dengan aturan itu.

"Kalaupun pembatasan dilakukan, kami akan memberikan waktu yang mencukupi untuk penyesuaian," ungkap Muliaman, Kamis (24/5). Namun, ia tak menyebut berapa lama masa penyesuaian tersebut. Muliaman mengatakan, masyarakat tak perlu khawatir pembatasan kepemilikan ini akan memperbesar potensi investor atau perbankan asing masuk ke perbankan Indonesia.

Kekhawatiran ini sempat dilontarkan oleh Ketua Perbanas Sigit Pramono. Sigit menyoroti besarnya potensi dana yang dibutuhkan jika aturan kepemilikan mayoritas berlaku. Menurutnya, bila pemegang saham yang ada sekarang mengurangi porsi sahamnya untuk memenuhi ketentuan BI, kemungkinan besar yang akan menyerap adalah investor asing. Investor domestik dikhawatirkan tidak memiliki dana yang memadai.

"Soal daya serap kami hati-hati. Kekhawatiran itu kami perhatikan. Kami menghitung berapa besar kemungkinannya. Kan belum tahu jadinya nanti seperti apa (keputusan finalnya)," tutur Muliaman.

Muliaman menolak menjelaskan bentuk pembatasan yang nantinya bakal dilakukan. Termasuk, apakah kepemilikan saham keluarga juga ikut diatur atau tidak. "Detailnya nanti, deh," ujarnya.

Lantas, apakah aturan ini akan tetap meluncur di akhir Mei atau di awal Juni? "Rapatnya masih panjang tapi kita usahakan untuk tetap on-track," pungkas Muliaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×