kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.960   -82,00   -0,45%
  • IDX 6.343   23,62   0,37%
  • KOMPAS100 833   1,07   0,13%
  • LQ45 634   -1,61   -0,25%
  • ISSI 219   1,46   0,67%
  • IDX30 356   -1,01   -0,28%
  • IDXHIDIV20 436   -2,58   -0,59%
  • IDX80 95   -0,01   -0,01%
  • IDXV30 120   -0,22   -0,19%
  • IDXQ30 113   -0,44   -0,39%

BI jelaskan kerjasama WeChat dan Alipay dengan Bank domestik


Jumat, 18 Januari 2019 / 10:55 WIB


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memaparkan beberapa informasi terkait kerjasama perbankan dengan penyelenggara sistem pembayaran asing alias e-wallet.

Deputi Gubernur BI Sugeng mengatakan hingga saat ini kerjasama Banl central Asia (BCA) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan Alipay masih dalam proses melengkapi dokumen. "Sedangkan CIMB Niaga sudah lengkap, dan sudah masuk ke kami," jelas Sugeng, Kamis (17/1).

Seperti diketahui, BRI dan BCA akan bekerja sama dengan Alipay yang terafiliasi dengan Alibaba Holdings. Sedangkan CIMB Niaga menggandeng WeChat milik Tencent Holdings.

Setelah dokumen lengkap dan diajukan ke BI, Sugeng menjelaskan BI akan segera melakukan pengecekan sistem operasinya. "Apakah cukup aman bagi konsumen," tambah dia.

BI juga menegaskan apabila ada kabar mengenai e-wallet asal Tiongkok tersebut tetap beroperasi tanpa kerjasama dengan bank dalam negeri, maka mereka melanggar aturan. "Itu jelas melanggar aturan BI. Tentunya kita akan memonitor dan mengawasi," jelas Sugeng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×