kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

BI pantau biaya RTGS bank


Kamis, 26 Mei 2016 / 16:55 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus memantau perkembangan bank-bank dalam menerapkan biaya transfer dana seperti real-time gross settlement (RTGS) yaitu transfer dana dalam jumlah besar. Pasalnya, masih ada bank yang mematok biaya transfer dana di atas batas normal biaya RTGS perbankan.

“Ada bank yang mengenakan biaya RTGS kepada nasabah sebesar Rp 100.000 per transaksi,” kata Deputi Gubernur BI Ronald Waas, kepada KONTAN, Kamis (27/5). Padahal, BI telah menetapkan batas atas biaya transfer RTGS yang baru sebesar Rp 35.000 untuk setiap transaksi yang dilakukan.

Jika masih ada bank yang mematok biaya RTGS tinggi, maka BI berencana untuk mengumukan harga rata-rata RTGS bank agar bank efisien dan transparan dalam menerapkan biaya transfer dana kepada nasabah. “BI masih melihat harga pasaran RTSG sesuai biaya operasional bank,” tambahnya.

Saat ini, lima bank besar di Indonesia mematok biaya RTGS secara variatif yaitu mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 30.000 per transaksi untuk nasabah, dan biaya Rp 50.000 untuk non nasabah. RTGS sendiri jasa transfer uang antar bank dalam jumlah besar yaitu di atas Rp 500 juta, sedangkan di bawah Rp 500 juta menggunakan sistem kliring.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×