kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI: Relaksasi LTV akan dalam koridor prinsip prudensial


Rabu, 30 Mei 2018 / 17:06 WIB
Penjelasan hasil rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memastikan relaksasi loan to value (LtV) yang akan diumumkan dalam waktu dekat tetap akan memperhatikan koridor prinsip prudensial.

Perry Warjiyo, Gubernur BI bilang relaksasi yang akan dilakukan tetap akan dalam koridor prinsipal prudensial.

"Relaksasi ini akan sejalan dengan kaidah prudensial penyaluran kredit dan manajemen risiko perbankan," kata Perry dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur, Rabu (30/5).

Dengan relaksasi LtV ini, diharapkan ruang bank untuk meningkatkan kredit perumahan bisa mengalami kenaikan. Hal ini diharapkan bisa berdampak ke peningkatan ekonomi.

Sebelumnya, BI bilang akan melonggarkan aturan loan to value perbankan (LTV). Dalam pelonggaran LtV ini ada tiga poin yang bisa dicermati.

Tiga poin ini adalah terkait rasio uang muka, aturan mengenai KPR inden, dan terkait termin pembayaran.

Dengan relaksasi, diharapkan kendala penyaluran kredit ke sektor perumahan bisa berkurang. Dengan begitu, masyarakat bisa lebih bisa menjangkau pembelian perumahan. Harapannya beberapa sektor seperti semen bisa ikut naik permintannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×