kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

BI tinjau perdagangan di perbatasan RI-PNG


Rabu, 06 Februari 2013 / 11:52 WIB
ILUSTRASI. Drakor terbaru Hellbound di Netflix, drama Korea pertama yang diundang di Festival Film Toronto rilis teaser pertamanya


Reporter: Dyah Megasari |

JAYAPURA. Sejumlah pejabat Bank Indonesia (BI) meninjau transaksi perdagangan di perbatasan RI-PNG, di disttrik Muara Tami Skow hari ini, Rabu (6/2). Di wilayah perbatasan itu, rupiah menjadi mata uang yang diterima oleh kedua negara.

Rombongan BI terdiri dari Kepala Departemen Pengedaran Uang Lambok Antonius Siahaan, Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua dan Papua Barat Hasiholan Siahaan, dan Kepala perwakilan BI Sulawesi, Maluku dan Papua, Mahmud.

Yuliati, pedagang hasil bumi di wilayah Skow menuturkan, perdagangan di wilayah tersebut menggunakan dua mata uang, yakni kina dan rupiah. "Kalau yang beli orang PNG biasanya pakai kina. Kina itu lalu kita tukarkan ke rupiah melalui jasa keliling," katanya.

Perdagangan di kawasan perbatasan mengandalkan pembeli dari PNG. "Kalau hari pasaran Selasa-Kamis-Sabtu mereka banyak datang. Omset saya bisa mencapai 100 kina atau sekitar Rp 430.000. Kalau bukan hari pasaran paling hanya sekitar Rp 200.000. (Eny Prihtiyani/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×