kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

BI tinjau perdagangan di perbatasan RI-PNG


Rabu, 06 Februari 2013 / 11:52 WIB
BI tinjau perdagangan di perbatasan RI-PNG
ILUSTRASI. Drakor terbaru Hellbound di Netflix, drama Korea pertama yang diundang di Festival Film Toronto rilis teaser pertamanya


Reporter: Dyah Megasari |

JAYAPURA. Sejumlah pejabat Bank Indonesia (BI) meninjau transaksi perdagangan di perbatasan RI-PNG, di disttrik Muara Tami Skow hari ini, Rabu (6/2). Di wilayah perbatasan itu, rupiah menjadi mata uang yang diterima oleh kedua negara.

Rombongan BI terdiri dari Kepala Departemen Pengedaran Uang Lambok Antonius Siahaan, Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua dan Papua Barat Hasiholan Siahaan, dan Kepala perwakilan BI Sulawesi, Maluku dan Papua, Mahmud.

Yuliati, pedagang hasil bumi di wilayah Skow menuturkan, perdagangan di wilayah tersebut menggunakan dua mata uang, yakni kina dan rupiah. "Kalau yang beli orang PNG biasanya pakai kina. Kina itu lalu kita tukarkan ke rupiah melalui jasa keliling," katanya.

Perdagangan di kawasan perbatasan mengandalkan pembeli dari PNG. "Kalau hari pasaran Selasa-Kamis-Sabtu mereka banyak datang. Omset saya bisa mencapai 100 kina atau sekitar Rp 430.000. Kalau bukan hari pasaran paling hanya sekitar Rp 200.000. (Eny Prihtiyani/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×