kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bila tak ada pencadangan, laba operasional BNI capai Rp 16,13 triliun per Juni 2021


Kamis, 09 September 2021 / 15:04 WIB
ILUSTRASI. Bila tak ada pencadangan, laba operasional BNI bisa mencapai Rp 16,13 triliun per Juni 2021.


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mampu mencatatkan kinerja positif hingga paruh pertama 2021. Direktur Utama BNI Royke Tumilaar bilang, pertumbuhan laba bersih BNI mencapai 12,8% year on year (yoy) dari Rp 4,45 triliun menjadi Rp 5,02 triliun per Juni 2021.

“Kalau dilihat laba operasional sebelum pencadangan atau pre-provisioning operating profit (PPOP), ini yang selalu dijadikan penilaian perbankan. Sebelum dicadangkan, laba kami sudah tumbuh 24,4% secara year on year dari Rp 12,91 triliun menjadi Rp 16,13 triliun,” ujar Royke dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI pada Kamis (9/9).

Kenaikan ini sebagai sinyal kemampuan BNI mampu meningkatkan laba sebelum pencadangan. Selain itu, aset di semester I 2021 tumbuh 5% yoy menjadi Rp 875,13 triliun. Kredit naik 4,5% yoy jadi Rp 569,73 triliun di semester 1-2021. 

Sedangkan dana pihak ketiga naik 4,5% yoy menjadi Rp 646,57 triliun. Adapun kualitas kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di level 3,9% per Juni 2021. 

“Kami juga melakukan langkah prudent dan konservatif dengan melakukan NPL coverage ratio lebih hingga 215,3% per semester 1-2021. Guna mitigasi risiko kredit ke depannya. Di sisi likuiditas juga baik, kita punya loan to deposit ratio (LDR) di level 87,8%,” kata Royke. 

 

Selanjutnya: Bos BNI: Bila tak lakukan penguatan modal, rating BBNI bisa turun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×