kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.684   20,00   0,11%
  • IDX 6.641   4,36   0,07%
  • KOMPAS100 867   -0,15   -0,02%
  • LQ45 656   -1,37   -0,21%
  • ISSI 232   1,32   0,57%
  • IDX30 367   -0,82   -0,22%
  • IDXHIDIV20 453   -1,58   -0,35%
  • IDX80 99   0,06   0,06%
  • IDXV30 126   0,52   0,42%
  • IDXQ30 117   -0,48   -0,40%

Bisnis pembiayaan elektronik di Indonesia memiliki prospek yang cerah


Minggu, 28 Juli 2019 / 22:24 WIB


Reporter: Ahmad Ghifari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis pembiayaan elektronik multifinance hingga semester I-2019 masih positif.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga Juni 2019, pembiyaan elektronik telah mencapai Rp 5,21 triliun. Jumlah tersebut stabil dibandingkan dengan periode sama tahun lalu diangka yang sama. Namun bila dibandingkan awal tahun terus meningkat dari Rp 4,53 triliun.

Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno mengatakan, bisnis pembiayaan elektronik di Indonesia cukup luas dan akan cerah hingga akhir tahun ini. Apalagi, pemainnya tidak terlalu banyak. Sehingga, kompetisi tidak seketat di pembiayaan kendaraan bermotor. 

"Di bulan Juni 2019 masih terbilang stabil dari periode sama tahun lalu. Saat ini semua tergantung daya beli yg saat ini blm meningkat,"ujar Suwandi kepada Kontan.co.id, Minggu (28/7).

Suwandi memproyeksikan, pembiayaan elektronik akan bertumbuh 5%-6% hingga akhir tahun ini karena masyarakat sangat membutuhkan barang elektronik. Kendati demikian, Suwandi juga optimistis jika perusahaan pembiayaan elektronik lokal bisa bersaing di berbagai jenis elektronik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×