kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.999   36,00   0,20%
  • IDX 5.750   54,96   0,97%
  • KOMPAS100 746   10,51   1,43%
  • LQ45 565   8,20   1,47%
  • ISSI 200   1,03   0,52%
  • IDX30 320   4,31   1,37%
  • IDXHIDIV20 393   4,41   1,13%
  • IDX80 85   1,07   1,28%
  • IDXV30 107   0,87   0,82%
  • IDXQ30 103   1,13   1,11%

BKPM sosialisasi tax amnesty di Singapura


Selasa, 13 September 2016 / 21:59 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Rizki Caturini

SINGAPURA. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong promosikan peluang investasi di Indonesia kepada para pengusaha Singapura. Ini dilakukan dalam acara “Reform and Investment in Indonesia: From Amnesty to Oppurtunity” di Hotel Four Season, Singapura.

Thomas Lembong ditunjuk menjadi pembicara utama dalam acara yang digelar oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura (KBRI) dan kantor perwakilan BKPM Singapura. Acara ini juga hasil bekerjasama dengan United Overseas Bank Limited dan difasilitasi oleh Singapore Institute of International Affairs (SIIA).

Thomas mengatakan, kegiatan ini bertujuan guna memberi pemahaman mengenai keuntungan maupun upaya pemerintah meningkatkan penerimaan pajak lewat program pengampunan pajak atau tax amnesty sekaligus menawarkan peluang di investasi di dalam negeri. “Pemerintah Indonesia melalui BKPM, siap fasilitasi peserta tax amnesty yang akan menggunakan asetnya untuk investasi langsung atau foregin direct investment (FDI) di Indonesia,” ujarnya dalam siaran pers, (13/9).

Salah satu upaya yang dilakukan BKPM adalah dengan memberi layanan izin investasi 3 jam bagi peserta tax amnesty. “Layanan investasi 3 jam yang syarat utamanya untuk investasi harus bernilai di atas Rp 100 miliar dan mempekerjakan 1.000 tenaga kerja akan dikecualikan bagi peserta tax amnesty,” jelasnya.

Sekadar informasi, berdasarkan data BKPM realisasi investasi Januari-Juni 2016 meningkat 14,8% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2015 dengan nilai investasi Rp 298,1 triliun yang terdiri dari 15.785 proyek. Realisasi investasi tersebut merupakan kontribusi dari FDI US$ 14 miliar dan investasi domestik Rp 102.543 miliar.

Dari Singapura, tercatat realisasi investasi di triwulan 2 tahun 2016 mencapai US$ 2 miliar dengan total 1.927 proyek. Dengan nilai tersebut, Singapura menempati posisi pertama sebagai sumber realisasi investasi terbesar pada triwulan 2 tahun 2016 yang berkontribusi hingga 28% dari total realisasi investasi PMA yang mencapai US$ 7 miliar dengan proyek sebanyak 8.820.

Sedangkan realisasi investasi Singapura pada Januari-Juni 2016 naik 34% mencapai US$ 4,9 miliar terdiri dari 2.675 proyek ini menyumbang 29% dari total realisasi investasi PMA selama Januari-Juni 2016 sebesar US$ 14 miliar terdiri dari 12.293 proyek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×