Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencatat penjualan agunan senilai Rp 510,77 miliar melalui program Gelegar Lelang BNI 2026 yang berlangsung pada 15 Juni hingga 15 September 2026.
Capaian tersebut didukung pelaksanaan 1.603 lelang dengan total nilai limit Rp 6,72 triliun melalui 49 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di berbagai wilayah Indonesia.
SEVP Remedial & Recovery BNI Saridatun mengatakan, sinergi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan dan seluruh KPKNL berperan penting dalam mengoptimalkan pemulihan kredit atau recovery perseroan.
Baca Juga: Ciputra Life pada Tahap Persiapan Implementasi Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan
“BNI mengapresiasi dukungan DJKN dan seluruh KPKNL dalam pelaksanaan Gelegar Lelang BNI 2026. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan semakin kuat untuk mendukung optimalisasi recovery BNI,” ujar Saridatun, dalam siaran pers, Rabu (14/10).
Salah satu agenda utama program tersebut adalah lelang serentak pada 21 Agustus 2026 di 12 KPKNL. Dari 60 lot aset yang ditawarkan, sebanyak 24 lot berhasil terjual dengan nilai Rp 24,2 miliar.
Kegiatan lelang serentak itu juga ditayangkan secara hybrid dalam rangkaian wondrX 2026 di ICE BSD. Untuk memperluas akses informasi kepada masyarakat, BNI menghadirkan booth BNI Lelang Agunan yang menyediakan informasi aset, situs lelang agunan, hingga konsultasi mengenai mekanisme lelang.
Rangkaian program juga mencakup kegiatan kick-off di Grha BNI pada 4 Agustus 2026 untuk memperkuat koordinasi BNI, DJKN, dan KPKNL dalam pemasaran agunan serta memperluas akses informasi lelang.
Melalui program ini, BNI berupaya memperkuat penyelesaian kredit bermasalah dan mengoptimalkan pengelolaan aset melalui mekanisme lelang. Perseroan juga akan melanjutkan upaya peningkatan efektivitas pemasaran agunan dan proses recovery untuk menjaga kualitas aset serta mendukung kinerja bisnis.
Baca Juga: Pefindo:Penerbitan Surat Utang Sektor Keuangan Nonbank Masih Ramai hingga Akhir Tahun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














