kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

BNI Catat Transaksi EDC Capai Rp 7,62 Triliun pada Awal Tahun 2024


Jumat, 16 Februari 2024 / 13:26 WIB
BNI Catat Transaksi EDC Capai Rp 7,62 Triliun pada Awal Tahun 2024
ILUSTRASI. Sebuah fasilitas mesin Electronic Data Capture (EDC) BNI dengan latar belakang seorang warga yang membuat paspor di Kantor Imigrasi, Jakarta, Selasa (30/12). BNI mencatat transaksi EDC capai Rp 7,62 triliun pada awal tahun 2024.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Transaksi PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melalui mesin electronic data capture (EDC) pada awal tahun 2024 mengalami peningkatan yang cukup pesat.

Terlebih dengan banyaknya promo yang ditawarkan oleh bank tersebut bagi nasabah pada banyaknya moment menarik di awal tahun ini. 

Direktur Digital and Integrated Transaction Banking Bank Negara Indonesia, Corina Leyla Karnalies mengatakan, bisnis EDC BNI di awal tahun ini mengalami peningkatan dengan naiknya sales volume sebesar 7,33% dibandingkan year on year (YoY) pada 2023.

Baca Juga: IHSG Naik 0,55% ke 7.343,4 pada Awal Perdagangan Jumat (16/2), Ikuti Bursa Global

"Pada awal tahun ini, BNI mencatat transaksi EDC capai Rp 7,62 triliun, kami menargetkan kenaikan hingga 8% sampai dengan 10% selama periode bulan Februari 2024," kata Corina.

Pada tahun 2024, BNI juga berupaya untuk meningkatkan sales volume EDC 15,8% lebih tinggi dibandingkan tahun 2023.

 

Oleh karena itu, BNI berkomitmen untuk terus meningkatkan mitra dan akseptasi EDC di merchant strategic, well known, dan potensial. Menurut Corina, fokus pada tahun ini adalah lebih kepada peningkatan produktivitas merchant dan perbaikan kualitas akuisisi.

Baca Juga: Peluang Ekspansi Investor Jepang di Industri Perbankan Tanah Air Masih Terbuka

Selain itu, memaksimalkan QRIS sebagai tren baru transaksi Nasabah, memanfaatkan akseptasi Principal baru seperti American Express dan Union Pay untuk meningkatkan sales volume, serta penambahan fitur di EDC BNI sesuai dengan kebutuhan merchant.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×