kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

BNI Life masih akan andalkan kanal bancassurance


Selasa, 20 Maret 2018 / 19:47 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan Nasabah di BNI Life


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kanal distribusi bancassurance masih menjadi pilihan utama bagi perusahaan asuransi jiwa. PT BNI Life Insurance misalnya, channel bancassurance masih sangat dominan dengan kontribusi sekitar 73%.

Dari total pendapatan premi BNI Life sebesar Rp 5,7 triliun di 2017, sekitar Rp 4,1 triliun artinya berasal dari kanal bancassurance. Plt Direktur Utama BNI Life Geger N Maulana mengatakan potensi bancassurance masih sangat besar.

Geger sendiri mengaku perusahaannya menjadikan Axa Mandiri sebagai benchmarking atau perbandingan kinerja perusahaannya. “Mereka sudah 15 tahun bekerjasama dan masih terus berkembang,” katanya saat dihubungi Kontan.co.id pada Selasa (20/3).

Sebelumnya, Geger pernah menyinggung bahwa kanal bancassurance khususnya yang berasal dari captive Bank Nasional Indonesia Tbk (BNI), pada waktunya akan terbatas.

Walaupun masih banyak nasabah BNI yang belum tergarap, akan tetapi Geger mengatakan pihaknya harus juga masuk ke kanal lainnya seperti kanal employee benefit, agency, dan syariah.

Hingga saat ini kanal employee benefit berkontribusi sebesar 15%, sementara sisanya berasal dari agency 6% dan sisanya syariah.

“Di masa depan kanal keagenan dan syariah potensinya sangat besar khususnya perkembangan middle class penduduk yang meningkat menjadi sekitar 140 juta pada tahun 2022 menurut kajian Boston Consultant Group,” jelas Geger.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×