kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BNI menggali fee dari digital banking


Rabu, 12 Juli 2017 / 19:36 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memproyeksi, pendapatan komisi atau fee based dari digital banking dan trade finance bisa berkontrbusi besar bagi pendapatan non-bunga ke depan. Fee dari trade finance atau pembiayaan ekspor-impor ini terutama disumbang dari sektor korporasi dan BUMN.

Jika dilihat dari realisasi semester I-2017, fee based income BNI tercatat sebesar Rp 4,64 triliun atau naik 17,9% dibanding periode enam bulan yang sama tahun lalu atau year on year (yoy).

Fee based income atau pendapatan berbasis komisi ini disumbangkan tiga bisnis utama yaitu bank garansi, bisnis kartu dan bancassurance.

Panji Irawan, Direktur Tresuri & Internasional BNI mengatakan, salah satu penyumbang fee adalah dari bisnis remitansi. Tercatat fee remitansi sampai Juni sebesar Rp 89 miliar atau naik 23,5%.

Fee dari remitansi ini utamanya dari dua negara yaitu Malaysia dan Hong Kong,” ujar Panji dalam paparan kinerja, Rabu (12/7).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×