kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.986   62,00   0,35%
  • IDX 6.171   -70,88   -1,14%
  • KOMPAS100 804   -8,99   -1,11%
  • LQ45 615   -6,46   -1,04%
  • ISSI 213   -1,92   -0,89%
  • IDX30 341   -3,54   -1,03%
  • IDXHIDIV20 428   -1,57   -0,37%
  • IDX80 92   -1,04   -1,12%
  • IDXV30 116   -0,34   -0,29%
  • IDXQ30 110   -0,67   -0,61%

BNI Securities genjot dana kelolaan tumbuh 30%


Jumat, 25 Maret 2011 / 15:30 WIB
ILUSTRASI. Ratusan buruh menggelar aksi unjuk rasa. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Raymond Reynaldi

JAKARTA. Tahun ini, BNI Securities ingin mengejar pertumbuhan dana kelolaan sekitar 30% dari posisi Desember 2010 sebesar Rp 4,02 triliun. Berarti, dana baru yang bakal dikelola oleh BNI Securities sepanjang tahun ini bakal bertambah sekitar Rp 2 triliun. Adapun, posisi dana kelolaan BNI Securities per Januari kemarin mendekati Rp 5 triliun, dengan total nasabah mencapai 7.000.

Guna merealisasikan target tersebut, anak usaha PT Bank BNI Tbk (BBNI) ini, berencana, menambah jumlah kanal distribusi atau agen penjual reksadana. Selain BNI, mereka baru menjalin kerjasama penjualan dengan beberapa bank, seperti PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN).

Nantinya, BNI Securities ingin menambah sebanyak 5 bank agen penjual yang berasal dari bank swasta nasional hingga asing. "Tapi masih ada kendalanya, karena kami membawa merek BNI di produk reksadana kami. Jadi masih proses negosiasi," tutur Idhamshah Runizam, Direktur BNI Securities.

Selain agen penjual, BNI Securities juga memanfaatkan jaringan cabangnya yang berjumlah 70 unit di seluruh Indonesia. "Kami juga tengah menanti kepastian dari Bapepam-LK soal agen penjual selain bank. Kalau sudah jelas, kami akan memanfaatkan institusi non bank," ujar Idhamshah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×