kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

BNI siap turunkan porsi kredit UMKM


Kamis, 21 April 2011 / 10:51 WIB
ILUSTRASI. Mercedes-Benz rilis tampilan resmi pertama di dalam S-Class 2021 melalui teknologi MBUX. (Daimler)


Reporter: Bernadette Christina Munthe |

JAKARTA. Di tengah industri perbankan yang berlomba-lomba menggenjot kredit UMKM, PT Bank BNI Tbk (BBNI) justru sebaliknya. Direktur Utama BNI Gatot M.Suwondo menyatakan dalam jangka waktu menengah, BNI ingin menurunkan kredit UMKM dan lebih banyak menyalurkan kredit korporasi.

Saat ini 70% kredit bank berlogo 46 ini mengalir ke sektor UMKM dan 30% ke korporasi. “Dalam 4-5 tahun ke depan kami mau turunkan UMKM jadi 60% dan korporasi menjadi 40%," kata Gatot ketika ditemui usai pembukaan Inacraft 2011 di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Rabu(20/4).

Gatot menyatakan saat ini mereka ingin lebih fokus mendukung penyaluran kredit infrastruktur. Sebab, saat ini kebutuhan untuk membiayai pembangunan infrastruktur transportasi, kelistrikan, dan telekomunikasi semakin tinggi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Beban perusahaan bukan karena bunga bank yang tinggi, tapi karena infrastruktur yang jelek. Distribusi barang akan lebih lama dan memakan biaya operasional yang besar,” tandas Gatot..

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×