kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

BNI Syariah geber transaksi Hasanah Card naik dua kali lipat


Jumat, 18 Februari 2011 / 12:43 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi gojek logo baru, Jakarta (9/9). KONTAN/Panji Indra


Reporter: Nina Dwiantika, Bernadette C Munthe, Wahyu Satriani |

JAKARTA. BNI Syariah semakin punya nyali mengembangkan bisnis kartu pembiayaan. Melalui produk Hasanah Card, pembiayaan melalui kartu utang tersebut bakal didongkrak hingga dua kali lipat dari tahun lalu.

Bambang Widjarnarko, Direktur Bisnis BNI Syariah menargetkan pertumbuhan transaksi di Hasanah Card mencapai Rp 370 miliar. Hingga akhir 2010, transaksi melalui Hasanah Card baru sebesar Rp 185 miliar.

"Jumlah debitur harus naik menjadi 50 ribu atau tumbuh hingga 92%," ujar Bambang, Jumat (18/2). Tahun lalu, jumlah nasabah pemegang Hasanah Card hanya 26 ribu. Anak usaha PT BNI Tbk (BBNI) ini semakin percaya diri mengembangkan kartu gesek lantaran rasio kredit macet atau non performing loan tahun lalu masih di bawah 5% yaitu 3,6% gross.

Agar target tersebut tercapai, Hasanah Card bakal fokus pada dua pembiayaan yaitu wirausaha dan investasi. Khususnya, pembangunan usaha dan pendidikan. Imam T. Saptono, Direktur Kepatuhan BNI Syariah menambahkan hingga akhir 2010, capital adequacy ratio (CAR) mencapai 28%. "Kami masih cukup punya modal untuk menggenjot pertumbuhan bisnis umum hingga 50%," ujarnya optimis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×