kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BRI catat ada 300 titik ATM berpotensi terjadi skimming kartu debit


Minggu, 18 Maret 2018 / 10:37 WIB
ILUSTRASI. Nasabah Menggunakan Fasilitas Mesin ATM


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - BANDUNG. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatat ada sebanyak 300 titik ATM yang berpotensi terjadi kejahatan skimming kartu debit. Titik-titik ATM ini tersebar di seluruh daerah di Indonesia.

Indra Utoyo, Direktur Digital Banking dan Teknologi Informasi BRI bilang nasabah harus waspada jika di mesin ATM ada sesuatu yang mencurigakan. "Jika ada perangkat tambahan dan ada sesuatu yang berbeda dengan mesin ATM lain," kata Indra dalam media gathering, Sabtu (17/3).

Sayang Indra belum mendetailkan di daerah mana saja 300 ATM yang dimaksud ini. Namun terkait potensi ATM digunakan untuk kejahatan skimming ini BRI telah menyiapkan strategi agar kejadian kejahatan skimming di Kediri tidak terulang kembali.

Indra mengakui memang kejahatan perbankan terus melakukan inovasi terus menurus. Ketika kami meningkatkan teknologi, penjahat berusaha mengeluarkan inovasi lebih baru.

Untuk itu BRI telah memasang teknologi anti fraud yang bisa mendeteksi jika terjadi sesuatu dengan bank atau nasabah. Selain itu, BRI juga mempunyai fitur di mobile banking yang bisa menonaktifkan kartu untuk transaksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×