kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.577.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Antisipasi kasus skimming Kediri, BRI kembangkan sistem deteksi fraud


Minggu, 18 Maret 2018 / 10:18 WIB
Antisipasi kasus skimming Kediri, BRI kembangkan sistem deteksi fraud
ILUSTRASI. Kartu debit BRI


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - BANDUNG. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus mengembangkan sistem deteksi fraud lebih canggih. Hal ini untuk mengantisipasi agar kasus kejahatan skimming di Kediri tidak terulang kembali.

Indra Utoyo, Direktur Digital Banking dan Teknologi Informasi BRI bilang deteksi awal mengenai fraud ini penting. "Kami berharap dengan adanya pengembangan sistem keamanan, maka deteksi fraud bisa lebih efektif dan efisien," kata Indra kepada Kontan.co.id, Sabtu (17/4).

Langkah deteksi awal fraud ini penting karena jumlah nasabah dan cabang BRI yang cukup besar. Sebagai gambaran saat ini dari ada 60 juta nasabah BRI dengan 11.000 lebih cabang.

Dengan deteksi awal fraud ini diharapkan bank bisa lebih proaktif dalam mengatasi fraud. Nantinya akan ada big data yang menganalisis perilaku nasabah dan transaksi agar ketika terjadi penyimpangan bisa mudah diinfokan ke nasabah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×