kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.979   66,00   0,37%
  • IDX 5.720   76,91   1,36%
  • KOMPAS100 740   12,02   1,65%
  • LQ45 561   7,45   1,35%
  • ISSI 199   2,41   1,23%
  • IDX30 318   3,56   1,13%
  • IDXHIDIV20 391   1,72   0,44%
  • IDX80 84   1,30   1,56%
  • IDXV30 107   -0,03   -0,03%
  • IDXQ30 102   0,71   0,69%

Antisipasi kasus skimming Kediri, BRI kembangkan sistem deteksi fraud


Minggu, 18 Maret 2018 / 10:18 WIB
ILUSTRASI. Kartu debit BRI


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - BANDUNG. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus mengembangkan sistem deteksi fraud lebih canggih. Hal ini untuk mengantisipasi agar kasus kejahatan skimming di Kediri tidak terulang kembali.

Indra Utoyo, Direktur Digital Banking dan Teknologi Informasi BRI bilang deteksi awal mengenai fraud ini penting. "Kami berharap dengan adanya pengembangan sistem keamanan, maka deteksi fraud bisa lebih efektif dan efisien," kata Indra kepada Kontan.co.id, Sabtu (17/4).

Langkah deteksi awal fraud ini penting karena jumlah nasabah dan cabang BRI yang cukup besar. Sebagai gambaran saat ini dari ada 60 juta nasabah BRI dengan 11.000 lebih cabang.

Dengan deteksi awal fraud ini diharapkan bank bisa lebih proaktif dalam mengatasi fraud. Nantinya akan ada big data yang menganalisis perilaku nasabah dan transaksi agar ketika terjadi penyimpangan bisa mudah diinfokan ke nasabah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×