kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

BRI hitung potensi kenaikan bunga KPR


Senin, 21 Mei 2018 / 21:40 WIB
ILUSTRASI. Pameran properti


Reporter: Yoliawan H | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) 7-Days Reverse Repo Ratesebesar 25 basis poin menjadi 4,50%, beberapa bank akan memulai merespons dengan menaikkan suku bunga kredit. Termasuk, kredit pemilikan rumah (KPR).

Sutadi, EVP Konsumer Loan BRI menjelaskan, suku bunga acuan BI merupakan dasar bank dalam menentukan suku bunga. Maka jika acuan naik, bank juga akan naik. Tapi, pihaknya masih mengkaji besaran kenaikan bunga KPR ini.

“Jika BI akan naik bertahap, kita juga menyesuaikan naik bertahap,” ujar Sutadi saat ditemui di Jakarta, Senin (21/5).

Dia mengatakan, suku bunga adalah salah satu pertimbangan konsumen memilih KPR. Ada banyak hal lain yang mempengaruhi pertumbuhan KPR, salah satunya suku bunga, kecepatan layanan, pertumbuhan ekonomi, kesediaan rumah serta aksesibilitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×