kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

BRI-MI Catat Dana Kelolaan Reksadana Rp 41 Triliun Per Juni 2025


Rabu, 16 Juli 2025 / 14:52 WIB
BRI-MI Catat Dana Kelolaan Reksadana Rp 41 Triliun Per Juni 2025
ILUSTRASI. PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) mencatatkan total dana kelolaan (asset under management/AUM) sebanyak Rp 51,7 triliun per Juni 2025,


Reporter: Inggit Yulis Tarigan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) mencatatkan total dana kelolaan (asset under management/AUM) sebanyak Rp 51,7 triliun per Juni 2025, dengan porsi terbesar berasal dari reksadana yakni Rp 41 triliun.

Kinerja ini mencerminkan pertumbuhan tahunan yang signifikan, yakni sebesar 23% secara tahunan (YoY) untuk total dana kelolaan dan 29% YoY khusus untuk dana kelolaan reksadana, meskipun tahun ini pasar menghadapi berbagai tantangan.

Kepala Divisi Corporate Secretary & Communication BRI-MI, Bagus Setyawan menyampaikan tahun ini pasar menghadapi berbagai tantangan, mulai dari gejolak ekonomi global, ketegangan geopolitik, hingga fluktuasi suku bunga yang masih tinggi. 

“Di Indonesia, faktor internal seperti kebijakan Bank Indonesia dalam mempertahankan suku bunga acuan serta dinamika sektor perbankan turut memengaruhi daya tarik pasar modal,” terang Bagus kepada Kontan, Rabu (16/7).

Baca Juga: Dana Kelolaan (AUM) Reksadana Naik Tipis, Investor Beralih ke Instrumen Lebih Aman

Untuk mengantisipasi tantangan tersebut, BRI-MI menerapkan strategi berbasis data dalam pengambilan keputusan investasi. Pendekatan ini menggabungkan analisis fundamental dan teknikal guna memilih instrumen yang paling sesuai dengan situasi pasar.

Salah satu fokus utama perusahaan adalah memperkuat sinergi dengan induk usaha, BRI Group. Melalui kolaborasi ini, BRI-MI berupaya menjangkau lebih banyak investor, baik dari segmen ritel maupun institusi, guna memperluas pasar dan memperkuat penetrasi produk.

Dari sisi produk, BRI-MI menyesuaikan portofolio dengan kebutuhan investor terhadap instrumen yang lebih defensif dan cocok untuk menghadapi kondisi yang penuh ketidakpastian.

“Kami berfokus pada pengembangan produk yang relevan, termasuk produk yang berbasis bunga seperti pasar uang, pendapatan tetap, dan reksa dana campuran,” kata Bagus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×