Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prospek pembiayaan sindikasi tahun 2022 diperkirakan masih punya peluang besar. Ini seiring dengan beroperasinya kembali proyek-proyek besar yang sempat tertunda karena pandemi Covid-19. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga memprediksi kredit sindikasi akan meningkat tahun ini.
BRI memperkirakan penyaluran kredit sindikasi tahun ini akan meningkat dibanding tahun 2021. Hingga pertengahan Maret 2022, BRI telah terlibat dalam dua kesepakatan sindikasi dengan total partisipasi perseroan mencapai US$ 97,6 juta.
Proyek sindikasi tersebut didapat dari PT Bumi Mineral Sulawesi dan PT Tunas Baru Lampung Tbk "Kami proyeksikan untuk proyeksi pembiayaan sindikasi ditahun 2022 akan lebih tinggi dibanding tahun 2021." kata Aestika Oryza Gunarto, Sekretaris Perusahaan BRI kepada Kontan.co.id baru-baru ini.
Baca Juga: Kredit Sindikasi Masih Sepi, Perbankan Optimistis Prospeknya Cerah Tahun Ini
BRI saat ini telah menginventarisasi beberapa potensi proyek sindikasi yang akan dikerjakan tahun ini. Aestika bilang, terdapat lebih dari 5 proyek sindikasi yang sedang diproses BNI dengan bank lain.
Adapun sektor yang dibiayai didominasi dari sektor agribisnis, pertambangan, serta minyak dan gas. BRI optimistis beberapa dari pipeline tersebut bakal mencapai kesepakatan hingga pada akhir kuartal I-2022.
Baca Juga: Bank Mandiri Salurkan Kredit Sindikasi US$ 247 Juta di 3 Proyek
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













